Sekayu (Kemenag Sumsel) — Sebagai wujud nyata penerapan budaya literasi di madrasah, guru dan siswa MTsN 1 Musi Banyuasin turut ambil bagian dalam Lomba Cipta Puisi (LCP 43) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Event Menulis Nasional secara daring pada periode Desember 2025 s.d. Januari 2026.
Pada ajang tersebut, Naura Raniah Beriansyah, salah satu siswa MTsN 1 Muba dari kelas VII.B, membuat sebuah puisi yang mengambil tema “kerinduan” dengan judul “Di Sudut Hatiku Tersimpan Namamu”. Sementara itu, dari unsur pendidik, salah satu guru IPA yakni Nining Kurnia, S.Pd juga turut berpartisipasi pada ajang tersebut melalui puisi bertema “melupakan” dengan judul “Pudar dalam Kabut Pagi”.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 900 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan pengumuman hasil lomba dilaksanakan pada Sabtu (17/01/2026). Karya keduanya dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai karya penulis terpilih bersama ratusan penulis lainnya dan akan dibukukan dalam sebuah antalogi puisi nasional yang berjudul “Arsip yang Ditutup Hati”.
Keikutsertaan dan keberhasilan ini menjadi bukti bahwa program literasi madrasah tidak hanya berhenti pada kegiatan membaca dan menulis rutin, tetapi juga mendorong warga madrasah untuk mengaktualisasikan kemampuan literasi dalam ajang nyata berskala nasional. (DI)
