Website Resmi MTsN 1 Musi Banyuasin Berita Kamad MTs N 1 Muba Ikuti Halal bi Halal DWP Kemenag RI Kajian Tausiyah Gus Baha

Kamad MTs N 1 Muba Ikuti Halal bi Halal DWP Kemenag RI Kajian Tausiyah Gus Baha

Sekayu, Humas

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Musi Banyuasin mengikuti halal bi halal yang digelar secara virtual oleh DWP Kemenag RI di Mushola Kemenag Muba (7/6).Halal bi halal tersebut menghadirkan  Penceramah KH. Bahauddin Nursalim atau yang akrab di sapa dengan Gus Baha.

Halal bi halal yang mengangkat tema “Mempererat Silaturahim dalam Kebersamaan dan Keberagaman” ini dikuti oleh DWP PTKN, DWP Kanwil Kemenag Provinsi, Kankemenag Kab/Kota , Asrama Haji dan BDK/BLA se Indonesia termasuk DWP Kanwil Kemenag Sumsel. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut, Ketua DWP Kemenag RI Parihah Nizar Ali.

Ketua DWP Kemenag RI menyampikan rasa syukurnya karena beberapa kegiatan DWP terlaksana dengan baik, diantaranya Demo masak, berbagi paket Sembako pada satpam, ofice boy, pensiunan, ojek online, yatim piatu, fakir miskin serta ke 8 pondok pesantren.

“ Terimakasih juga kami sampaikan pada Penasihat DWP Kemenag RI Ibu Eny Retno yang telah melahirkan ide kreatif, inovatif dan bermanfaat yang dilaksanakan Dharma Wanita Kemenag” ujar Farihah.

Pada kesempatan tersebut, Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut menyampiakan bahwa Moderasi beragama adalah program prioritas Kementerian Agama. Moderasi beragama pada masyarakat Indoneia yang prural baik itu etnis, budaya, agama serta merupakan negara dengan kepulauan terbesar.

“Moderasi beragama masyarakat indonesia prular, etnis budaya, negara kepulaian terbesar secara sosiopolitik memilki lndasan yang kuat dalam moderasi beragama. Kita tidak bisa pungkiri ada kekerasan yang mengatasnamakan agama, tidak hanya diindoneisa tetapi di dunia. Ujaran kebencian yang dilakukan di sosial media dan hubungan kemasyaraatan secara ril yang dibungkus dengan identitas keagamaan, ras, budayatelah  mengikis rasa menghormati toleransi. Tidak hanya menjadi tugas pmerintah, kemenag tetapi semua pihak. Kita patutnya mensyukui keberagaman tersebut, serta saling mengelola perbedaan dengan baik, an saling menguatkan.” terangnya

Sementara itu, Gusbaha menyampiakan bahwa memaafkan adalah kunci bisa bersosialisasi dengan keluarga, teman, maupun tetangga. Ipun menyampaikan beberapa kemuliaan Nabi Muhammad.

“Diantara pokok sifat dasar Nabi adalah Pemaaf.Perintah Allah untuk berbuat baik karena sifat dasar orang baik, yang selalu menanggapi keburukan dengan kebaikan. Ini cerita kebaikan orang dulu. Islam mengajarkan kebaikan sosial  karena kebaikan Allah SWT” ujar Gus Baha

3 Likes

Author: admin