Sekayu (Kemenag Sumsel) — MTsN 1 Musi Banyuasin melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX yang dimulai pada Senin (06/04/2026) hingga Kamis (09/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX mulai dari kelas IX.A hingga IX.H dengan jumlah total sebanyak 283 siswa yang dibagi menjadi 2 gelombang.
Pelaksanaan TKA dibagi menjadi empat sesi setiap harinya guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan didampingi oleh proktor, teknisi, serta pengawas yang bertugas mengawal jalannya ujian agar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, dilanjutkan hari kedua dengan Bahasa Indonesia.
Secara umum, kegiatan TKA yang digelar di MTsN 1 Musi Banyuasin ada hari demi hari berjalan dengan lancar, tertib, dan tanpa kendala yang berarti. Seluruh siswa mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan, sementara panitia memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan TKA di MTsN 1 Muba juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Banyuasin, H. Dedi Alamsyah, S.Th.I., M.M yang hadir untuk memantau jalannya ujian. Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, Komarindang, S.Pd.I., Kasi Penmad, Subroto, S.E., serta Kasi Bimas Islam, Lalu Suaidi Basri, S.Pd.I., M.M. Kehadiran jajaran Kemenag ini menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran dan kesuksesan TKA.
Pelaksanaan TKA dibagi menjadi empat sesi setiap harinya guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan didampingi oleh proktor, teknisi, serta pengawas yang bertugas mengawal jalannya ujian agar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, dilanjutkan hari kedua dengan Bahasa Indonesia.
Melalui pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal serta mampu menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tolok ukur pencapaian belajar siswa selama menempuh pendidikan di madrasah, sekaligus menjadi bekal dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (DI)
